Motion Capture

Motion capture adalah sebuah proses merekam gerakan dari suatu obyek. Proses ini banyak digunakan saat pembuatan film ataupun game, yang biasanya untuk merekam setiap gerakan aktor untuk kemudian diolah kembali ke bentuk 3D. Proses perekaman gerakan ini biasanya dilakukan di studio dengan beberapa peralatan kamera yang mampu menangkap gerakan marker atau penanda berupa bola-bola kecil yang dilekatkan pada beberapa bagian tubuh aktor (biasanya pakai kostum khusus, yaitu baju gelap ketat bahan spandex).

Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti:

  1.  Nurbs : cara pemodelan permukaan secara parametrik yang umumnya digunakan dalam grafik komputer . NURBS bersifat lebih universal dari Bezier Spline atau B-spline karena selain bisa memodelkan sebarang permukaan ia bisa memodelkan juga geometri analitik seperti lingkaran,elipsis, bola, dan lain-lain
  2. xPolygon : merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan  area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya menggunakan sedikit  polygon, maka object yang didapat akan terbag sejumlah pecahan polygon. Sedangkan Modeling dengan NURBS (Non-Uniform Rational Bezier Spline) merupakan metode paling populer untuk membangun sebuah model organik. Kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur
  3. Subdivision : proses yang dipergunakan untuk menghasilkan permukaan objek tiga dimensi yang lebih halus dengan membagi masing-masing poligon yang membangun objek tiga dimensi tersebut menjadi sekumpulan poligon-poligon yang lebih kecil dengan tujuan untuk menampilkan representasi visual yang lebih halus pada permukaan objek tiga dimensi. Salah satu skema yang dipergunakan pada proses subdivision adalah skema Butterfly. Skema butterfly ini adalah suatu skema yang menggunakan teknik interpolating, dimana pada saat proses penyisipan vertex-vertex baru, semua vertex-vertex awal pada control net tetap dipertahankan.

Sumber: https://sulistio94.wordpress.com/2015/03/21/teknik-motion-capture/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s