My Last Year Fasting

Hallooo….
Sekarang sudah menjelang puasa di hari ke tiga. Hmm.. Bagaimana puasa anda tahun ini? Atau bagaimana puasa anda tahun lalu?
Anyway,,, sekrang penulis ingin bercerita tentang kisah pribadi penulis khusunya pada puasa tahun lalu. Bingung… Mau mulai dari mana ceritanya? He he he…
Baiklah, saat itu saya (penulis) harus menjalani puasa di Negeri orang. Masih satu bangsa, bangsa Indonesia, cuman beda pulau, tepatnya di Pulau Jawa. Nah, pada saat itu saya sedang mengahadapi Ujian untuk masuk di salah satu Universitas di Semarang. Yah… pengalaman pertama puasa perdana harus di daerah orang lain.
Karena berhubung nama saya tidak masuk dalam daftar mahasiswa yang masuk di Universitas tersebut, yah sudahlah rencana kembali diatur lagi. Karena ini berkaitan dengan masa depan, usaha apapun harus ditempu walaupun puasa-puasa. Sekitar pertengahan puasa, saya harus beranjak dari Semarang menuju Malang. Maksud dan Tujuan saya ke Malang adalah untuk mengikuti seleksi masuk di Universitas negeri disana. Tidak hanya Universitas Negeri tapi Swasta pun dicoba. Pada saat itu masih waktu yang sama, umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa.
Mungkin bagi sebagian orang puasa di Daerah orang lain & tinggal bersama orang yang baru di kenal hal yang tidak menyenangkan, tapi itu tidak bagi saya. Saat itu, saat saya harus bermigrasi dari Semarang ke Malang adalah hal yang saya syukuri tapi disisi lain hal ini menjadi Bumerang untuk diri saya sendiri karena ada tanggung jawab tersendiri yang harus saya pikul & juga saat itu tidak ada kenalan di Malang sebagai tempat saya untuk berperaduan. Tapi Syukur Alhamdulillah, Allah merencanakan semuanya begitu indah, hingga ada kenalan dari kakak saya yang membawa saya pada sosok yang cukup berjasa dalam hidup saya, yaitu Dasci Fadihu. Dialah yang sangat membantu pada saat itu, lebih-lebih lagi atas kebaikannya, mulai dari tempat tinggal, kendaraan sampai makan pun di tanggulangi oleh beliau. Bukannya tidak mampu untuk mengurus diri sendiri, tetapi karena pada saat itu yang sttus saya yang masih belum jelas, jadi pihak keluarga belum mengizinkan untuk mengambil kamar kost sendiri. Yah begitulah hal yang harus dialami dari status yang belum jelas.
Ada cerita yang menarik disini, salah satunya adalah saat saya diberikan kepercayaan untuk memegang motor sendiri untuk kebutuhan aktivitas saya. Yang jadi menarik adalah saat saya harus membawa motor tanpa membawa & memang belum mempunyai SIM. Untuk orang yang sangat ‘Pelit’ tentu saja hal yang mustahil untuk meminjamkan kendaraan yang dimiliki apalagi di Negeri orang lain, tapi beliau memberikan kepercayaan yang begitu besar kepada saya. Mengapa saya katakan demikian, karena kakak kandung saya sendiri nyatanya tidak memperbolehkan saya membawa motor dia pada saat itu (Semarang). Sungguh hal yang lucu, “saudara jauh” serasa jauh lebih dekat dari pada “saudara dekat”. Seperti yang saya paparkan diatas, beliau pun menanggulangi(Mentraktir) makan hampir setiap hari baik saat berbuka & saat sahur pun demikian. Bukan bermaksud sombong atau pamer, tapi hampir setiap makan, tapi pada kenyataannya kami selalu makan di tempat yang Berkualitas. Ia tidak setengah-setengah dalam memberikan kebaikan kepada saya. Bisa anda bayangkan ???
Selama puasa beberapa minggu di Malang, saya sangat Bersukur kepada Allah S.W.T karena apa yang direncanakan-Nya sangat Luar Biasa bagi hidupku. Selain itu, untuk sosok yang saya jelaskan diatas, Honestly I say, Thank You Very Much for Your Kindliness to me. Let Allah reciprocating ur Kindliness. ^_^
Reader inilah inti dari cerita yang ingin saya sampaikan…..
(SultanLuckQ)

One thought on “My Last Year Fasting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s